Gelar Konfercab, PMII Lamsel Miliki Nahkoda Baru

Lampung Selatan – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lampung Selatan, menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) bertempat di MI Al Khairiyah, Kelurahan Bumi Agung Kalianda, Sabtu, (7/08/21). Turut hadir dalam acara para alumni PMII Lampung Selatan.

Dari Konfercab itu, terpilih Muhammad Yusuf Kurniawan sebagai Ketua umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Meta Yulitami sebagi Ketua Korp PMII Putri (Kopri) Cabang Lampung Selatan masa khidmat 2021-2022.

Usai terpilih, pihaknya berkomitmen bakal mengembangkan PMII Lampung Selatan lebih besar lagi. Jabatan sebagai ketua merupakan amanah yang menurutnya adalah hal yang harus benar-benar dipegang teguh.

M Yusuf Kurniawan, Ketua Umum PMII Lamsel masa khidmat 2021-2022.

“Terpilihnya saya ini adalah amanah yang harus saya pegang dan saya berkomitmen kedepannya harus mengembangkan PMII Lampung Selatan,” ungkap Muhammad Yusuf Kurniawan.

Ke depan, PMII akan lebih memperkuat basis kaderisasi yang bisa adaptif dengan perkembangan zaman. Salah satunya adaptif terhadap segala bentuk persoalan serta mampu menjawab berbagai tantangan ditengah tengah masyarakat.

Bukan hanya itu saja, Yusuf Kurniawan juga mengatakan, dirinya ingin membawa organisasi PMII lebih berkarakter dalam menunjukan identitas PMII. Sebab, PMII menjadi sebuah organisasi yang berbasis gerakan dan perubahan di tengah tengah masyarakat multikultural.

Sementara itu, pihaknya berharap Usai Kontestasi Pemilihan ketua umum PMII Cabang Lampung Selatan yang telah selesai.

PMII Lampung Selatan Harus Kembali Merapatkan Barisan dan bergerak bersama, ujar Muhammad Yusuf Kurniawan menutup keterangannya.

Berbagai ucapan mengalir atas suksesnya Konfercab PMII Lampung Selatan. Selain ucapan selamat dari PCNU Lampung Selatan, Ketua PC GP ANSOR Lampung Selatan
Arif Rahman Hakim, MPd turut memberikan ucapan atas terlaksananya Konfercab PMII Lampung Selatan.

“Semoga Amanah dan terus melakukan inovasi, kolaborasi dalam rangka meningkatkan kader-kader militan di PMII. Kader PMII harus peka dalam menyikapi dinamika kehidupan sosial di masyarakat.” Ucap Arif Rahman Hakim, MPd

(ed)